Home > Ilmu Tajwid > BAHASAN III : HUKUM MIM MATI (SAKINAH)[1]

BAHASAN III : HUKUM MIM MATI (SAKINAH)[1]

Definisi :

Mim mati (sakinah)  adalah huruf mim (  م )  yang tidak berharokat. Hukum mim sakinah adalah cara membaca mim ketika bertemu dengan huruf  hijaiyah yang lainnya baik ketika washl maupun waqof.

 

Mim mati dapat bertemu dengan huruf hijaiyyah setelahnya kecuali tiga huruf madd yaitu : alif, waw dan ya [  و- ا- ي ]. Mim sakinah tidak dapat jatuh sebelum huruf madd karena akan terjadi pertemuan dua huruf mati dan hal ini mustahil terjadi dalam bahasa arab karena tidak dapat dibaca dan diucapkan.

Hukum mim mati ketika bertemu dengan huruf hijaiyah ada tiga, yaitu :

 

  1. Ikhfa Syafawi (إخفاء سفوى), yaitu apabila mim mati bertemu dengan huruf ba [ب  ]. Cara membaca/pengucapan mim Nampak samar disertai ghunnah.

Contoh :

 

تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ

  1. Idghom Mitslain (اِدْغَامُ الْمِثْلَيْنِ ) atau biasa disebut juga  idghom mimi  (إدغام ميمى ), yaitu apabila mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara pengucapannya harus disertai dengan ghunnah.

Contoh :

 

إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ

 

  1. Idzhar Syafawi (إظهار سفوى ), yaitu apabila mim mati bertemu dengan huruf hijaiyah selain hurf mim dan ba. Cara pengucapannya, mim harus nampak jelas tanpa ghunnah sedikitpun. Terutama ketika bertemu dengan huruf fa’ dan waw, sedikitpun mim tidak boleh terpengaruh oleh makhroj huruf fa’ dan waw walaupun tempat makhrojnya berdekatan.

Contoh :

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ – أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ – أَلَمْ نَشْرَحْ – هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ – مَتَّعْتَهُمْ وَآبَاءَهُمْ

رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ

 

Latihan :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

لإيلافِ قُرَيْشٍ ¤ إِيلافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ ¤ فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ ¤ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ[2]

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

 

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ¤ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ¤ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ¤ تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ ¤ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ[3]

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ ¤ الَّذِي جَمَعَ مَالا وَعَدَّدَهُ ¤ يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ ¤ كَلا لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ ¤ وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ ¤ نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ ¤ الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأفْئِدَةِ ¤ إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ ¤ فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ


[1] Disampaikan pada Kajian Tahsin & Tahwid  di Masjid Al Imam Al Bukhori

[2] QS Al-Quraisy

[3] QS Al-Fiil

About these ads
Categories: Ilmu Tajwid
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 64 other followers

%d bloggers like this: